Kecelakaan Kembali Terjadi di Tol Cipularang, Libatkan Bus Budiman dengan Tiga Mobil

Angka kasus kecelakaan di Tol Cipularang salah satu yang tertinggi

Kecelakaan Tol Cipularang
Kecelakaan terjadi di Tol Cipularang yang melibatkan bus Budiman dengan tiga mobil pada Kamis, 1 Januari 2026.

HALONESIA.ID – Kecelakaan kembali terjadi di Tol Cipularang, tepatnya di Cempakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Kamis siang, 1 Januari 2026.

Kecelakaan melibatkan bus Budiman dengan tiga mobil jenis SUV dan sedan pada Kamis siang, 1 Januari 2026, sekitar pukul 11.30 WIB. Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk adanya korban jiwa maupun luka.

Dari visual foto dan video yang diterima redaksi Halonesia, nampak sebuah SUV mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan samping.

Akibat kecelakaan ini, arus kendaraan dari arah Jakarta sempat tersendat. Petugas kepolisian dan Jasamarga yang tiba di lokasi, langsung mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang hari ini, menambah kasus kecelakaan di salah satu tol paling sibuk di Indonesia tersebut.

Dua hari sebelumnya kecelakaan maut terjadi di KM 98.400, wilayah Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa pagi, 30 Desember 2025, yang menewaskan satu orang.

Insiden kecelakaan maut Tol Cipularang ini melibatkan truk tronton dan light truk yang sama-sama melaju dari arah Jakarta menuju Bandung.

BACA JUGA: Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Produksi Sampah Kota Bandung Naik Hingga 30 Persen

Peristiwa terjadi saat light truk mengalami kendala teknis dan berhenti di bahu jalan tol.

Korban tewas adalah kernet truk setelah kendaraan yang ditumpanginya ditabrak truk tronton dari belakang.

Lalu, pada awal Desember 2025, tepatnya pada Selasa, 2 Desember 2025, sekitar pukul 13.40 WIB, kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan terjadi di KM 112 B Tol Cipularang arah Bandung-Jakarta.

Insiden itu menewaskan satu orang, menyebabkan satu korban luka berat, serta empat lainnya mengalami luka ringan.

Dari laporan resmi Induk PJR Cipularang Korlantas Polri, peristiwa ini dipicu oleh truk Fuso bernomor polisi Z 9256 HA yang mengalami gangguan pengereman.

Truk Fuso tersebut melaju dari Bandung menuju Jakarta, namun tidak dapat berhenti ketika arus kendaraan di depannya melambat.

Angka kasus kecelakaan di Tol Cipularang cukup tinggi, karena merupakan salah satu jalan bebas hambatan paling sibuk.

Sejak resmi dibuka pada Juli 2005, data menunjukkan sejumlah kasus kecelakaan dengan tingkat fataliti yang tinggi.

Tiga bulan setelah peresmian, kecelakaan terjadi, yang mengakibatkan korban luka sebanyak 13 orang dan menewaskan 3 orang.

Salah satu kasus kecelakaan maut di Tol Cipularang yang menyita perhatian publik terjadi di momen perayaan Idul Fitri tahun 2011, tepatnya 3 September 2011.