KDM Jemput Belasan Warga Jabar yang Jadi Korban TPPO di Maumere NTT

warga jabar korban tppo
Ilustrasi belasan warga Jabar jadi korban TPPO di Maumere, NTT. (Pixabay/RosZie)

HALONESIA.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, datang langsung ke Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, untuk menjemput 12 warga Jabar yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Tiba di Maumere pada Senin, 23 Februari 2026, KDM didampingi oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta tim dari Polda Jabar.

Rencananya, para korban TPPO akan diterbangkan dari Labuan Bajo menuju Jakarta pada Rabu, 25 Februari 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Setibanya di Bandung, mereka akan mendapatkan pendampingan di Rumah Perlindungan Sementara UPTD PPA Jabar.

BACA JUGA: Polisi Tahan Majikan yang Aniaya ART di Bogor gegara Matikan Kompor

KDM menegaskan bahwa kasus ini akan dibawa ke ranah hukum, di mana para korban nantinya akan memberikan kesaksian terkait peristiwa tersebut.

Ia berharap, kasus serupa tidak terulang. “Jangan lagi ada warga Jabar yang pergi ke luar tanpa arah dan tujuan, makanya di Jabar akan diperbanyak lapangan pekerjaan,” ujar KDM.

Sebelumnya, sebanyak 13 warga Jabar diduga menjadi korban TPPO dan mendapat kekerasan serta pelecehan seksual saat bekerja di Maumere, NTT.

Mereka merupakan warga Purwakarta, Cianjur, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.***