HALONESIA.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Senin, 2 Maret 2026, meluncurkan rudal balistik Kheibar yang menargetkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan kediaman Komandan Angkatan Udara Israel, Tomer Bar.
Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resminya, Sepah News, IRGC mengatakan serangan ‘tepat dan tiba-tiba’ itu dilakukan menggunakan rudal Kheibar buatan dalam negeri.
Rudal Kheibar, yang diperkenalkan dan diuji tembak pada Mei 2023, memiliki jangkauan 2.000 kilometer dan mampu membawa hulu ledak seberat 1.500 kilogram.
BACA JUGA: Indonesia dan Yordania Perkuat Hubungan Strategis, Presiden Prabowo: Kami Lebih dari Sekadar Mitra
IRGC juga mengatakan nasib Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih belum diketahui dan detail lebih lanjut akan diumumkan kemudian.
Pada Sabtu pagi, serangan udara gabungan AS-Israel di Teheran dan beberapa kota lain di Iran dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Ali Khamenei tewas bersama beberapa anggota keluarganya, komandan militer senior, dan warga sipil.
Iran kemudian melancarkan beberapa gelombang serangan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.***







