HALONESIA.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menunjukkan tren positif dengan kenaikan signifikan mencapai lebih dari 15 persen.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa pertumbuhan PAD ini didorong oleh sektor restoran yang menunjukkan peningkatan kepatuhan pajak secara signifikan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” ujar Farhan, belum lama ini.
Meskipun tingkat hunian hotel secara umum menurun, penerimaan pajak dari sektor ini tetap terkerek naik.
Fenomena ini dipicu oleh kenaikan tarif dan dominasi hotel berbintang yang mencatatkan tingkat okupansi lebih stabil dibandingkan hotel non-bintang.
BACA JUGA: Cara Daftar Mudik Gratis 2026 lewat Aplikasi Sapawarga, Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket
“Kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” katanya.
Menyikapi ketimpangan tersebut, Pemkot Bandung berencana memberikan program pembinaan bagi hotel non-bintang, termasuk dukungan pengelolaan sampah dan limbah secara mandiri.
Farhan menegaskan bahwa penguatan fiskal ini menjadi fondasi krusial bagi pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
Dengan kepatuhan pajak yang membaik, Pemkot Bandung optimistis dapat mempercepat pembangunan tanpa harus memberikan beban tambahan bagi masyarakat.
“Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” ucapnya.***








