HALONESIA.ID – Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin, meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada Bandung, pada Jumat dini hari, 14 November 2025 lalu, sekitar pukul 00.30 WIB.
Kepergian Yusuf Saadudin memunculkan spekulasi terkait penyebab meninggalnya. Apalagi, sebelum meninggal, Yusuf Saadudin dikabarkan dalam kondisi bugar.
Hingga kini, pihak keluarga maupun manajemen bank bjb, tidak menjelaskan secara detail penyebab meninggalnya Yusuf Saadudin.
Dari informasi yang diterima awak media, Yusuf Saadudin kabarnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat mengalami kondisi darurat saat bermain golf di Jatinangor National Golf & Resort.
BACA JUGA: Cloudflare Alami Gangguan Global, Ribuan Website Down
Menurut seorang sumber, sarjana akuntansi di Universitas Padjajaran pada tahun 1999 itu, mengalami insiden saat bermain golf yang berakibat fatal hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
“Mengalami kecelakaan saat bermain golf,” kata sumber tersebut.
Manajemen bank bjb belum menyampaikan jawaban kepada awak media yang mencoba mengonfirmasi mengenai kabar penyebab sebenarnya Yusuf Saadudin meninggal dunia.
Untuk diketahui, Yusuf Saadudin ditetapkan jadi Dirut bank bjb pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 16 April 2025.
Sebelumnya, Yusuf Saadudin juga sempat menempati berbagai posisi strategis di bank bjb. Salah satunya Direktur Konsumer dan Ritel yang diemban sejak 2024 hingga awal 2025.
Sebelumnya bank bjb telah merilis keterangan resmi terkait meninggalnya Yusuf Saadudin, tetapi tak menjelaskan pasti penyebabnya sehingga memunculkan pertanyaan di publik.
Sementara itu, bank bjb telah menunjuk Ayi Subarna sebagai Plt Dirut bank bjb. Ayi Subarna sebelumnya sempat menjadi Pemimpin bank bjb KCP Soreang dan Cimahi, juga Pemimpin Divisi Corporate Secretary.***








